Wakapolda dan Wagub Jatim Pantau Bangkalan Di Malam Idhul Adha

BANGKALAN - Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak hari ini Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 20.00 malam lakukan peninjauan di Pos Pengamanan Idhul Adha Bangkalan yang berada di pintu keluar jembatan Suramadu sisi Madura.

Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Bupati Bangkalan Abdul Latief Amin Imron, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo yang langsung memantau arus lalu lintas yang masuk ke Madura di malam lebaran Idhul Adha ini.

Seusai memantau lalu lintas di Suramadu, rombongan bergerak ke arah alun alun Bangkalan atau tepatnya di depan masjid Agung guna melihat secara langsung Pos Pengamanan Terpadu dan antusiasme masyarakat Bangkalan dalam menyambut hari raya Idhul Adha besok.

Selepas itu rombongan menuju ke Mapolres Bangkalan untuk beristirahat sejenak sembari membahas hasil pantauan tadi, Wagub Jatim Emil Dardak terlihat antusias dalam mengamati kesibukan masyarakat Bangkalan dan Madura pada umumnya karena menurutnya ada budaya "Toron" yang melekat erat ketika mendekati hari Raya Idhul Adha.

"Kami beserta Pak Wakapolda meninjau Pantura khususnya, tadi diawali di Perak kemudian Suramadu lalu juga pos yang ada di alun alun Bangkalan, seperti yang kita ketahui bersama, Madura di lebaran haji ini memang spesial sehingga ada istilah "Toron" atau mudik sehingga mereka masyarakat Madura yang ada di perantauan akan kembali ke kampung halamannya masing masing" Terang orang nomor 2 di Jatim ini.

Emil juga menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memantau arus lalu lintas agar terkendali dengan baik sehingga tidak ada resiko dan pak Wakapolda juga ingin memastikan bahwa lebaran kurban besok baik pengamanan maupun data sudah tersistem dengan baik karena sinergitas antara TNI dan POLRI berjalan secara maksimal.

"Selain hal tersebut diatas, Pemprov Jatim juga sudah memberikan surat edaran dan protokol terkait pelaksanaan Sholat Ied, penyembelihan hewan korban dan pendistribusiannya kepada pemerintahan kabupaten sehingga bisa meminimalisir penyebaran wabah Covid-19 ini dengan harapan agar mata rantai wabah ini bisa diputus di Bangkalan dan Jawa Timur pada umumnya," ujarnya. (wahyu)