Spesialis Curamor Dibekuk Polsek Galis

BANGKALAN - Satuan Reskrim Polsek Galis berhasil membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) spesialis mitic pada 3 September 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.

"Ketiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu diantaranya SN (20), warga Dusun Lembenah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, dan AB (26), warga Dusun Runggarung, Desa Banyubunih, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan serta ZA (17), warga Dusun Lembenah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan," ujar Kapolsek Galis AKP Daky Dzul Qarnain, S.H melalui Kanit Reskrim Kanit Reskrim Polsek Galis AIPDA Kurniawan Eko P, S.H.

Ia menambahkan penangkapan ketiga tersangka ini berawal dari pengakuan 2 (dua) tersangka berinsial SN (20) dan AB (26) bahwa dirinya melakukan pencurian sepeda motor juga bersama ZA, tak lama kemudian Polsek Galis berhasil meringkus ZA.

IPTU Suyitno, SH, Kasubbag Humas Polres Bangkalan mengatakan, Rabu (4/9/2019) mengatakan. Ditangkapnya ketiga tersangka, berawal adanya laporan korban, Hasim (47), warga Dusun. Tengginah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, bahwa  1 (satu) unit sepeda motornya merk Honda Vario 125 warna brown No. Pol : M-5749-GO miliknya telah hilang/tidak diketahui keberadaannya pada saat di parkir di halaman rumahnya.

Kemudian, kata Suyitno, dari tangan tiga tersangka, polisi menyita 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Vario 125 warna brown tahun 2019 dengan No. Pol : M-5749-GO, noka : MH1JM5111KK 265704, nosin : JM51E 1265620 pemilik atas nama Hasim alamat Dusun Tengginah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario 125 warna brown tahun 2019 dengan No. Pol : M-5749-GO, noka : MH1JM5111KK265704, nosin : JM51E1265620 pemilik atas nama Hasim alamat Dusun Tengginah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, 2 (dua) buah kunci kontak sepeda motor tersebut, 1 (satu) unit sepeda motor Honda BEAT warna putih tahun 2014 dengan No. Pol : L-6504-KD, noka : MH1JFD234EK340064, nosin : JFD2E3331890, 1 (satu) kaos warna putih bertuliskan ALUNG.JR, 1 (satu) bilah senjata tajam jenis todik/pisau panjang 40 cm lengkap dengan selontongnya warna cokelat, 1 (satu) buah HP merk Nokia warna putih, 1 (satu) buah HP merk XIAOMI warna abu-abu, dan 1 (satu) buah HP merk Samsung warna silver, ujar Suyitno.

IPTU Suyitno menjelaskan kronologisnya, awalnya pada hari Selasa tanggal 03 September 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, korban yang berinsial HSM (47) datang ke Polsek Galis melaporkan bahwa 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Vario 125 warna brown No. Pol : M-5749-GO miliknya telah hilang/tidak diketahui keberadaannya pada saat di parkir di halaman rumahnya, kejadian tersebut diketahui oleh pelapor pada pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, petugas langsung melakukan upaya pencarian terhadap sepeda motor dimaksud, ujarnya.

Kemudian, kata Suyitno, pada hari Rabu tanggal 04 September 2019 sekitar pukul 03.00 WIB Kapolsek Galis AKP Daky Dzul Qarnain, S.H bersama Ps. Kanit Reskrim Polsek Galis AIPDA Kurniawan Eko P, S.H dan 3 (tiga) anggota lainnya telah berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor tersebut, masing-masing diketahui atas nama SN alias SL (20) dan AB alias DN (26), di halaman Masjid AL-IBROHIMI alamat Desa/Kec. Galis/Kab. Bangkalan. Pada saat diamankan terhadap pelaku AB alias DN tersebut juga didapati satu bilah senjata tajam jenis todik/pisau. Kemudian kedua orang tersebut mengaku bahwa sepeda motor yang telah dicurinya bersama SN alias SL (20) berada di halaman SD Daleman 2 alamat Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, dan petugas berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor itu, katanya.

Selanjutnya dari keterangan pelaku lainya SN alias SL (20) didapatkan keterangan bahwa pada saat melakukan pencurian sepeda motor bersama-sama dengan ZA, kemudian pada hari Rabu tgl 04 Sept 2019 sekitar pukul 12.00 WIB petugas melakukan pengembangan dan telah berhasil mengamankan ZA tersebut saat berada dirumahnya alamat Dusun Lembenah, Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Kini ketiga tersangka beserta barang buktinya dibawa menuju Polsek Galis guna pemeriksaan lebih lanjut, tegas Suyitno.

Atas perbuatanya, ketiga pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP; Pasal 2 ayat (1) UU Drt. No. 12 th 1951 tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman maksimalnya tujuh tahun penjara. (yudika)