Sinyal Maret BBM Non Subsidi Bakal Merangsek Naik

JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di Prediksi bakal naik, hal tersebut sebagai respons atas kenaikan harga minyak dunia.

BACA : https://advokasi.co/pt-pertamina-batalkan-kenaikan-semua-jenis-bbm

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, saat ini harga minyak dunia berada pada kisaran 82 dolar AS per barel. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 5 hingga 6 dolar AS dibandingkan tahun 2023.

"Saat ini harga minyak dunia sudah 82 dolar AS per barel. Naik 6 dolar AS dari tahun lalu. Biaya produksi juga pasti naik," ujarnya kepada media di Gedung Direktorat Jederal Minyak dan Gas Bumi, Jumat (16/2/2024).

Namun, Arifin memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tidak akan mengalami perubahan karena mendapat subsidi dari pemerintah.

Sementara untuk bahan bakar non subsidi masih akan bergantung pada daya tahan badan usaha penyedia BBM apakah akan menaikkan harga jualnya atau menahan harga.

"Non subsidi nanti kan tergantung daya tahan badan usaha. Itu biar badan usaha yang jelaskan jadinya kompetisi (dengan badan usaha lain). Kualitasnya rerata samalah," kata Arifin. (eko a)

Berita Terkait