Serobot Tanah Tokoh Agama, Seorang Aktivis Bangkalan Ditahan Kejari

M, saat digiring petugas Kejaksaan Bangkalan. (foto : wahyu/advokasi.co)

BANGKALAN - Seorang aktivis asal Desa Tlagah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan dipanggil dan langsung ditahan oleh Kejaksaan Negeri Bangkalan, Selasa (17/11/2020).

PASRAH : M memasuki mobil tahanan untuk dikirim ke Rutan. (foto : wahyu/advokasi.co)PASRAH : M memasuki mobil tahanan untuk dikirim ke Rutan. (foto : wahyu/advokasi.co)

Kepala seksi pidana umum Kejari Bangkalan  Choirul Arifin mengatakan, aktivis yang berinisial M tersebut ditahan karena kasus penyerobotan tanah seorang tokoh agama di Bangkalan yang status hukumnya sudah berkekuatan inkrach dan bandingnya ditolak oleh Mahkamah Agung.

"Jadi kami hanya melaksanakan eksekusi terhadap keputusan hukum tetap (inkrach.red)," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwasanya M sudah diputus di Pengadilan Negeri Bangkalan 3 bulan, kemudian melakukan banding ke Pengadilan Tinggi dan bahkan sudah diputus 5 bulan.

"Jadi M ini di putus di PN 3 bulan, dia banding ke PT malah diputus 5 bulan, akhirnya melakukan kasasi ke MA tapi ditolak dan tidak ada upaya hukum lagi sehingga hari ini kami melakukan eksekusi atas putusan yang telah didapatkan oleh M ini," jelasnya.

Saat ini M sudah ditahan di rutan kelas IIB Bangkalan dan menjalani hukuman atas perbuatan yang dilakukannya. (wahyu)