Satgas Nemangkawi Dihadang Teroris KKB, 4 Alami Luka

Ilustrasi OPM. (foto : ist)

JAYAPURA - Papua kembali memanas. Pasalnya telah terjadi kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

BACA : https://advokasi.co/teroris-tpnpb-opm-kodap-16-yahukimo-dihantui-ketakutan

Terbaru Satgas Nemangkawi yang berjumlah 12 orang dihadang teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dan akhirnya terjadi kontak tembak di Kampung Yapimakot, wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada hari Selasa 18 Mei 2021 malam.

BACA : https://advokasi.co/3-anggota-teroris-kkb-papua-menyerah

Penghadangan itu mengakibatkan empat anggota TNI yang berasal dari Yonif 403/WP Dan Satgas Mobile Yonif 310/KK mengalami luka tembak.

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Christian Ireuw membenarkan kejadian itu. Keempat personel yang terluka yaitu Serka Dian Hardiana dan Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto Yonif dan Pratu Romi dari 403/WP dalam kondisi stabil.

"Memang benar ada insiden di Kabupaten Pegbin yang menyebabkan empat personel TNI yang tergabung dalam satgas pengamanan daerah rawan terluka, dan kondisi mereka stabil dan setelah dievakuasi dari TKP langsung dibawa ke RSUD Oksibil," katanya, Rabu (19/5/2021).

Senada juga dikatakan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy bahwa 12 personel TNI dihadang dan diserang oleh teroris KKB Papua, kontak tembak tak terhindarkan. Kontak tembak terjadi selama kurang lebih satu jam, mulai dari pukul 19.00 hingga 20.00 WIT.

"Saat ini aparat TNI Polri sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok Teroris Ngalum Kupel," tegasnya. (wahyu)