Raja Lintasan Rayakan Ultah Pertamanya

KOMPAK: Keluarga Besar Sopir Raja Lintasan Adakan HUT Ke-1 di Rajo Tentara Cafe, Palembang. (Dok: Ist/Advokasi.co)

PALEMBANG - Anniversary ke-1 Raja Lintasan, Keluarga Besar Sopir Angkutan Penumpang Antar Kabupaten-Kota di Provinsi Sumatera Selatan, merupakan suatu pencapaian yang belum terlalu lama. Tetapi apa yang telah dicapai tidak membuat Keluarga Besar Sopir Raja Lintasan berbangga diri.

Foto bersama Keluarga besar Raja Lintasan dan Polresta Palembang. (DOK: Ist/Advokasi.co)Foto bersama Keluarga besar Raja Lintasan dan Polresta Palembang. (DOK: Ist/Advokasi.co)

Sudah banyak kegiatan yang dilakukan, mulai dari sosialisasi, bakti sosial, dan membuat bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Keluarga Besar Sopir Raja Lintasan mempunyai semboyan "Tak Perlu Sedarah Untuk Jadi Saudara". Hal tersebut ditunjukkan dengan rasa kebersamaan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertama, dengan mengadakan kampanye "Keselamatan".

Melangsungkan perayaan 1 Tahun Anniversary di Rajo Tentaro Cafe, sebuah cafe di Palembang, Selasa (2/11/21) kemarin. Event bertema "Kampanye Keselamatan" ini dihadiri oleh perwakilan dari Polrestabes Palembang Aiptu Muntasor, seluruh perwakilan Raja Lintasan dari rute Kabupaten Sekayu, rute Kota Palembang, rute Kabupaten OKU, rute Kabupaten Muara Enim, rute Lubai, rute Bangko, rute Muara Dua, Rute Peninjauan, rute Kabupaten Lahat. 

Perwakilan Polrestabes Palembang saat hadiri acara. (DOK: Ist/Advokasi.co)Perwakilan Polrestabes Palembang saat hadiri acara. (DOK: Ist/Advokasi.co)

Awi selaku perwakilan dari Keluarga Besar Sopir Raja Lintasan dalam sambutannya memberikan pemahaman dan pesan-pesan bentuk dari kampanye keselamatan untuk seluruh sopir organisasi Raja Lintasan dan masyarakat.

"Tetap jaya dan kompak selalu untuk keluarga besar Raja Lintasan, dan tetap jaga keselamatan dalam berlalu lintas dengan menaati semua peraturan berlalu-lintas," ucapnya.

Aniversary pertama Raja Lintasan. (DOK: Ist/Advokasi.co)Aniversary pertama Raja Lintasan. (DOK: Ist/Advokasi.co)

Hal ini diamini oleh Aiptu Muntasor selaku perwakilan dari Polrestabes Palembang, dimana dalam sambutannya ia mengatakan bahwa kendaraan angkutan penumpang tidak sama dengan kendaraan angkutan barang.

"Benar yang disampaikan oleh bang Awi, mari kita jaga disiplin dalam berlalu lintas, contohnya, kendaraan barang jangan untuk muat orang, seperti truk, pick up dan sebagainya karena sudah diatur dalam undang-undang," tuturnya.

Dirinya juga memberikan tips kepada anggota Raja Lintasan agar tetap fokus dan waspada dalam berkendara sehingga kecelakaan di jalan bisa dihindari.

"Dalam berkendara kita juga harus fokus dan waspada, jangan main injak rem mendadak, bisa ditabrak dari belakang karena di dalam Undang-Undang Lalu-Lintas Nomor 106 ayat 2  mengatakan 'setiap pengendara kendaraan harus mengutamakan pejalan kaki dan sepeda'. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berkendara seperti rambu lalu-lintas, wajib pakai sabuk pengaman dan jangan bermain HP saat berkendara," jelasnya. (Nabawi)