Puskesmas Karang Penang Gelar Sosialisasi Dan Edukasi PPKM

Puskesmas Karang Penang saat sosialisasikan PPKM Mikro Covid 19

SAMPANG - Puskesmas Karang Penang menggelar Sosialisasi dan Edukasi pencegahan dan penanganan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Covid-19 di Desa Bulmatet Senin (31/05/2021).

Kepala Puskesmas Karang Penang Suhartono, menyatakan Penanganan Covid-19, posko di tingkat desa itu sangat diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro.

"Posko sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif," kata Suhartono.

Ia menjelaskan, posko penanganan Covid-19 di tingkat desa ini memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.

Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 3M, serta pembatasan mobilitas.

Adapun lanjut Suhartono, aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi lewat bantuan langsung tunai (BLT) desa.

"Aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi, serta logistik," ujarnya.

Kendati hal itu pembentukan posko tersebut dipimpin oleh kepala desa di mana salah satu tugasnya adalah menilai status zona wilayahnya.

"Dari penilaian zonasi, maka kepala desa dapat menentukan tindakan pengendalian yang sesuai. Kriteria zonasi terdiri dari zona hijau, kuning, oranye, dan merah," terangnya.

Selain itu, pimpinan posko juga memiliki tugas, yaitu menentukan struktur dan sumber daya manusia (SDM).

"Beberapa SDM yang terlibat di posko ini di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, relawan, PKK, dan karang taruna," ungkapnya. (Hari/rido'i)