Puskesmas Camplong Cegah DBD Dengan 3M dan Pemberantas Sarang Nyamuk

SAMPANG - Dalam upaya mengantisipasi dan cegah dini bahaya demam berdarah Dengue (DBD) serta peduli akan kesehatan, puskesmas Camplong  melaksanakan penyemprotan fogging 

 

Kepala Puskesmas camplong dr Hurin Ain, menyampaikan bahwa Kegiatan fogging tersebut  bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk dan mencegah potensi penyebaran penyakit menular.

 

Dengan melaksanakan fogging diharapkan populasi nyamuk dapat ditekan, sehingga risiko penularan penyakit dapat diminimalisir. Selain itu beberapa kegiatan preventif (pencegahan)

 

 

Selain fogging juga dilaksanakan, diantaranya yaitu gerakan 3M meliputi, menguras bak, dan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk," kata dr Hurin Ain  Sabtu (11/05/2024).

 

Lanjut dr. Hurin Ain, menjelaskan penyemprotan fogging dilakukan guna mengantisipasi terhadap kasus gejala penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, sehingga penyemprotan atau fogging ini perlu dilakukan.

 

Tambahnya, PSN bisa dilakukan warga dengan menguras, menutup dan mendaur ulang barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia kemudian kami juga melakukan larvasidasi dengan membagikan abate pada tempat-tempat yang terdapat genangan air yang punya potensi untuk tempat berkembang biak nyamuk serta membagikan leaflet pencegahan DBD pada warga,”imbuhya

 

Tak hanya itu, untuk menanggulangi adanya nyamuk aedes aegypti,  warga juga dapat menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk bahkan menggunakan obat anti nyamuk dan upaya lain untuk meminimalisir potensi adanya perkembang biakan jentik nyamuk.

 

 

Untuk itu, peran masyarakat sangat dibutuhkan dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

 

Ia berharap agar masyarakat selalu membersihkan lingkungan dan menjaga air yang menggenang saat hujan, sebab hal tersebut bisa menjadi berkembangnya nyamuk aedes,” tungkasnya(Hari)