Polsek Sukolilo Ringkus Pelaku Curanmor

Anggota Polsek Sukolilo, Kabupaten Bangkalan berhasil meringkus seorang tersangka pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman rumah milik korban di Bangkalan.

BANGKALAN - Pelaku berninsial ASD (27), warga Dusun Parombesen, Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, sedangkan korban Pahri, warga Dusun Kramat, Desa Petapam, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor nomor polisi L 5130 DH serta 1 (satu) buah gagang kunci T dari tangannya, kata Kasubag Humas Polres Bangkalan, IPTU Suyitno, Jumat (6/9/2019).

Penangkapan ASD dilakukan polisi setelah menerima laporan dari korban : LP/19/ IX/ 2019/ Jatim/ Res. Bkl/ Sek. Sukolilo, tanggal 05 Sept 2019.

Berdasarkan laporan tersebut, tak lama Satreskrim Polsek Sukolilo dikerahkan untuk mencari jejak pelaku. Polisi akhirnya berhasil meringkus ASD pada Kamis, (5/9/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah diinterogasi, akhirnya ia mengaku telah melakukan pencurian tersebut.

kecurigaan petugas membuahkan hasil, dari hasil interogasi terhadap ASD yang diurigai akhirnya mengakui bahwa telah melakukan aksi pencurian sepeda motor milik korban, ujar Suyitno.

Kasubag Humas Polres Bangkalan ini menjelaskan kronologisnya, pada hari Rabu tanggal 04 September 2019 diketahui pukul 07.00 WIB, sepeda motor Honda Vario milik korban Pahri yang sebelumnya ditaruh dihalaman rumahnya dalam keadaan dikunci setir telah hilang diambil orang.

Setelah dilakukan penyelidikan, mendapatkan 1 (satu) orang saksi yang melihat pada saat pelaku membawa sepeda motor milik korban pada hari Rabu tanggal 4 Septembet 2019 sekitar pukul 03.00 WIB.

Dengan maksud untuk mengetahui lebih jauh keberadaan sepeda motor milik korban, penyelidikan masih terus dilakukan dan diperoleh info sepeda motor disimpan dirumah kosong di Desa Sendeng Dajah, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Dilakukan pengecekan ketempat tersebut, ternyata sepeda motor masih ada kemudian diamankan. 

Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 05 Septembet 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, dilakukan penangkapan terhadap tersangka ASD karena diduga melakukan pencurian, dan dari keterangan tersangka, mengaku melakukan pencurian bersma-sama dengan TLB (DPO).

Selanjutnya tersangka beserta barang buktinya dibawa menuju Polsek Sukolilo guna pemeriksaan lebih lanjut, jelas Suyitno.

Atas perbuatanya, Polisi menetapkan ASD sebagai tersangka dan menjeratnya melanggar pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. tegasnya. (yudika)