Plt. Bupati Muara Enim Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Akbar

MUARA ENIM - Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Akbar Desa Pulau Panggung Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Jum'at (24/07/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Juarsah memberikan bantuan berupa satu unit sound system atau Warles, Bola Volly, Kipas Angin serta Buku rencana anggaran dan biaya (RAB) pembangunan Masjid Akbar.

Secara pribadi dia juga memberikan bantuan dari infaq sebesar Rp 5 juta rupiah ke Masjid Akbar.

Dalam sambut singkatnya Plt Bupati Muara Enim, bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Safari Jumat Bunga Desa (Bupati ngantor di Desa) yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat.

"Bertujuan guna untuk menyerap langsung aspirasi dan tentunya memberikan solusi masyarakat sampai ke pelosok Desa," kata Juarsah.

Lanjutnya, saya mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kedisiplinan serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan karena saat ini di Kabupaten Muara Enim wabah Covid-19 sedang meningkat angka positifnya.

"Terkait program Muara Enim untuk Rakyat, alhamdulillah sampai saat ini sudah berjalan semua terkecuali pembangunan jalan dikarenakan terkendala adanya Covid-19 akan tetapi insyaallah akan segera kita selesaikan pengerjaannya pada tahun 2021 mendatang," ungkapnya.

"Juarsah berharap Masjid ini dibangun dengan megah dan dapat menjadi ikon Desa Pulau Panggung. Kalau sudah begitu masyarakat semendo bisa beribadah dengan khusyuk," harapnya.

Sementara itu, Baznas Muara Enim memberikan sumbangan semen 100 sak dan santunan sebesar Rp 10 juta rupiah untuk warga bernama Anggun yang mengalami sakit penyumbatan saluran pembuangan air besar.

Pembangunan Masjid Akbar Desa Pulau Panggung diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 1,6 Milyar.

"Menurut penjelasan ketua panitia pembangunan Masjid Akbar, H. Aminudin, dana yang tersedia saat ini baru terkumpul Rp 900 juta," jelasnya. (danu)