Penendang Sajen Terancam Dua Pasal

SURABAYA - Usai buron gegara videonya menendang dan membuang sesajen di wilayah Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang yang viral, pelaku Hadfana Firdaus (32), warga Nusa Tenggara Barat (NTB) itu akhirnya ditangkap oleh Tim gabungan terdiri dari Polres Lumajang, Ditreskrimum Polda Jatim dan Polda DIY di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (13/1/2022) malam. Pelaku lama tinggal di Yogyakarta.

"Saudara HF berhasil diamankan di daerah Bantul pada tadi malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dan langsung dibawa ke polda jatim untuk dilakukan pemeriksaan," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (14/1/2022).

Gatot Repli Handoko menegaskan, meski Hadfana sudah meminta maaf, namun statusnya sebagai tersangka tidak bisa dicabut. Polisi menjerat Hadfana dengan dua pasal yaitu Pasal 156 dan 158 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

"Untuk konstruksi hukumnya, pasal yang kami kenakan adalah pasal 156 dan 158 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)," tegas Gatot di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Sementara dihadapan wartawan, pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perilakunya kepada Rakyat Indonesia.

"Untuk rakyat Indonesia yang saya cintai, kiranya apa yang kami lakukan dalam video itu dapat menyinggung perasaan Saudara, kami mohon maaf sedalam-dalamnya," ujarnya. (hari)

Berita Terkait