Pasukan Setan Akan Berangkat Ke Papua, Ini Tugasnya

ADA DAN NYATA : Pasukan Batalyon Infanteri 315/Garuda atau pasukan setan. (foto : ist)

BOGOR - Batalyon Infanteri 315/Garuda atau pasukan setan sebentar lagi akan diberangkatkan dengan jumlah sekitar 400 personil ke bumi Cendrawasih yakni Papua.

BACA : https://advokasi.co/mahfud--teroris-kkb-papua-dan-mit-masih-diburu-pemerintah

Dalam ke berangkatannya nanti, pihak keluarganya tidak ada yang mengantar ke Kolinlanmil, hanya cukup di Batalyon 315 /Grd.

Sebelum berangkat menuju Papua, pasukan setan terlebih dahulu diberi pengarahan untuk tugas tugasnya selama 9 hari. 

Arahan itu langsung dari jenderal bintang satu Kopassus, DanremDanrem 061/Surya Kencana, Brigjen Brigjen TNI Ahmad Fauzi.

"Kalian jangan khawatir yang di homebase sudah ada yang mengurus, tetap harus semangat, kompak, karena di sana tugas menunggu kalian semua. jadi kalian juga harus siap-siap, atas nama satuan kalian harus mendukung komandan Satgas."

Demikian dikatakan Brigjen Brigjen TNI Ahmad Fauzi saat memberikan arahan kepada personil Mayonif 315/Grd di Jalan Mayjen Ishak Djuarsa, Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (20/5/2021).

Dalam arahan itu, turut hadir mendampingi Danrem 061/Sk, Brigjen TNI Asep Syarifudin, Irdam III/Slw, Kolonel inf Rahman Yadi, Asops Dam III/Slw, Kolonel Rendra Kasi Intelrem 061/Sk, Kasi log rem 061/Sk, Letkol Inf Aryo, Danyon 315/Grd, Letkol Inf Suryanto, Calon Danyon 315/Grd dan Kapten Inf Birawa, Dantim Intelrem 061/Sk.

Jenderal bintang satu baret merah tersebut menegaskan, pasukan setan yang melaksanakan tugas di daerah Papua hanya fokus melaksanakan pembinaan teritorial dan fokus melaksanakan serta membina daerahnya masing-masing.

"Misalnya memperbaiki atau merenovasi gereja. Melakukan pendekatan dengan pendeta-pendeta, dan kepada para kepala suku. Himbau dan ajak masyarakat kalau ditemukan di pelosok-pelosok yang belum melaksanakan upacara 17-an bersama-sama dengan masyarakat yang selama ini belum pernah mereka lakukan. Bahkan banyak dari satuan tugas lain mereka juga bisa berhasil mendapatkan berapa puluh senjata rakitan dan juga termasuk senjata organik yang berasal dari pembinaan teritorial," tegasnya. (danu)