Modus Minta Diantar, Pelaku Ditangkap Polisi

Resno Pelaku Curanmor

MUARA ENIM - Pihak kepolisian Muara Enim menangkap Resno (36), warga Dusun I, Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim karena melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) SPM Yamaha Vega R warna Merah Nomor polisi B-4197-JF milik seorang ojek (korban) dengan modus minta diantar ke perkebunan PT. Cifu, Sabtu (29/08/2020).

Sepeda Motor Milik KorbanSepeda Motor Milik Korban

Cara ini membuat pelaku tak perlu susah-susah untuk membobol kunci kontak ataupun menggotong motor korban.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SH.,SIK.,MM, melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan SH.,MH mengatakan, dalam kasus ini tersangka Resno menggunakan modus minta diantarkan oleh korbannya. Dimana saat di perjalanan posisi tersangka dibonceng bergerak-gerak yang membuat sepeda motor yang dibawa korban tidak seimbang (oleng) sehingga korban berhenti di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"sekitar pukul15.30 WIB, bertempat di jalan Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin oleh Kapolsek Gunung Megang melihat pelaku sedang mengendarai sepeda motor korban, dan langsung menangkapnya," ujar Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan SH.,MH.

Herli Setiawan menjelaskan bahwa penangkapan pelaku dilakukan usai adanya laporan korban yang ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Kejadian pencurian ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, bertempat di Desa Ujan Mas Lama, Kecamatam Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim.

Kejadiannya berawal saat korban sedang bekerja sebagai tukang ojek bertemu dengan tersangka. Kemudian tersangka meminta diantar ke perkebunan PT. Cifu dengan alasan untuk menemui temannya yang bekerja di PT. Cifu.

Tanpa rasa curiga, korban pun bersedia mengantar pelaku. Dalam perjalanan tersangka yang dalam posisi dibonceng bergerak-gerak hingga membuat sepeda motor korban tidak seimbang (oleng) sehingga korban berhenti di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Di TKP, pelaku turun dan langsung mendorong korban hingga jatuh yang mengakibatkan kaki sebelah kanan korban cidera (terkilir) luka lebam dan nyaris patah sehingga korban merasa sakit pada saat bergerak.

Melihat korban tak berdaya, pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban, yang mesinnya masih dalam keadaan menyala, sedangkan korban ditinggal di TKP.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun. (danu)