Masyarakat Berkerumun Antre Mengambil Formulir Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sumber Mulia

Masyarakat Desa Sumber Mulia berdesakan mengambil formulir antrean formulir vaksinasi Covid-19. (Foto: Dok. Advokasi.co

MUARA ENIM - Ratusan warga berkerumun dan saling berebut saat mengantre untuk mengambil formulir pendaftaran vaksinasi Covid-19 di UPTD Puskesmas Sumber Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim. Antrean menumpuk karena tidak ada teguran dari pegawai UPTD Puskesmas Sumber Mulia.

Pantauan Media Advokasi.co di lapangan, masyarakat Desa Sumber Mulia antusias mengikuti program vaksinasi yang diadakan oleh UPTD Puskesmas Sumber Mulia.

Sekitar 100 warga Desa Sumber Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, yang  berdesakan saat mengambil formulir pendaftaran vaksinasi.

Advokat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (YLBHN), Yodika Saputra mengatakan, jika kegiatan vaksinasi covid-19 dibiarkan. Dikhawatirkan bisa menimbulkan penyebaran covid-19.

"Saya sangat menyayangkan terjadi kerumunan dalam pelaksanaan vaksinasi di UPTD Puskesmas Sumber Mulia. Positifnya saya melihat antusias masyarakat  untuk vaksinasi Covid-19 sudah mulai meningkat," kata Yodika, Selasa (23/11/2021).

Karena itu, pihaknya menyarankan penyelenggara vaksinasi Covid di Puskesmas Sumber Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim untuk diatur sesuai dengan protokol kesehatan.

"Harusnya jangan dianggap sepele, antisipasi, kasihan juga masyarakat yang berdatangan pukul 08.00, sedangkan antrian dibuka pukul 09.00. Jadinya rebutan ambil formulir pendaftaran dengan cara berdesakan. Alangkah baiknya petugas antrian harus lebih awal stand by sambil menunggu petugas yang lain mempersiapkan alat-alat untuk vaksinasi," sarannya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengapresiasi pihak UPTD Puskesmas Sumber Mulia yang telah melakukan kegiatan vaksin. Namun demikian, protokol kesehatan tetap harus dijaga.

"Kita apresiasi pihak UPTD Puskesmas Sumber Mulia yang telah melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19," katanya. (Nabawi)