LP-KPK, Komcab Muara Enim Hendarwin, Angkat Bicara Terkait Status Tersangka Juarsah

Ketua Komisi Nasional LP-KPK , Komcab Muara Enim Hendarwin Jaya Putra. (Dok: Danu/Advokasi.co)

MUARA ENIM - Menyikapi kejadian yang menimpa pimpinan pemerintahan Kabupaten Muara Enim Bupati H. Juarsah, SH dimana ia sudah di tetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan permasalahan yang sama dengan Bupati Muara Enim yang terdahulu Ahmad Yani, sehingga Kabupaten Muara Enim tidak memiliki pimpinan yang difinitif di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

"Kami Komisi Cabang LP-KPK (Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) wilayah hukum Kabupaten Muara Enim dengan ini sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa pucuk pemerintahan Kabupaten Muara Enim," ucap Ketua Komisi Nasional LP-KPK, Komcab Muara Enim Hendarwin Jaya Putra.

"Dimana hal ini bisa menjadi pembelajaran kepada semua unsur pemerintahan khususnya di Kabupaten Muara Enim untuk mengambil hikmah atas kejadian ini," kata Hendarwin saat berhasil ditemui oleh Advokasi.co di ruang kerjanya, Selasa (16/02/2021).

Lanjutnya, semoga kedepannya Pemerintah Kabupaten Muara Enim di dalam mengambil kebijakan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat Muara Enim dengan tidak mengedepankan kepentingan pribadi dan golongan demi terciptanya kemakmuran dan keadilan bagi semua masyarakat Muara Enim.

"Dalam kesempatan ini kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak H. Nasrun Umar SH.MM (Sekda Provinsi Sumatera Selatan) yang telah ditunjuk oleh Gubernur Sumatera Selatan sebagai Pelaksana Harian Jabatan Bupati Muara Enim sebelum ada PLT Bupati yang di tunjuk oleh Kemendagri RI dikarenakan di Muara Enim tidak ada wakil Bupati dan pejabat Sekda sudah pensiun sehingga untuk menjalankan roda pemerintahan di Muara Enim harus ada pejabat Bupati nya," pungkasnya. (Danu)