Kementerian PPPA Minta Tewasnya Siswi SDN Dibakar Usut Tuntas

Gedung Kementerian PPPA (istimewa)

JAKARTA – Nasib nahas dialami Aldelia Rahma (11) siswi SDN 10 Durian Jantung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat tewas setelah dibakar oleh temannya sebagai korban bullying.

Aldelia mengalami luka bakar 80 persen, usai dirawat pihak keluarga selama 4 bulan di RSUP M Djamil Padang, korban meninggal dunia pada Selasa (21/5/2024).

Tewasnya seorang siswi sekolah dasar di Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengecam keras dan meminta polisi mengusut tuntas kasus atas peristiwa itu.

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya seorang siswi yang diduga sisiram pertalite dan dibakar oleh temannya saat aktivitas membakar sampah.

"Kami meminta polisi mengusut tuntas kejadian ini termasuk dugaan kelalaian pihak sekolah, agar menjadi pelajaran bagi pihak-pihak terkait, " ucapnya di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Menurutnya, hal tersebut agar menjadi pelajaran bagi pihak-pihak terkait, dan pentingnya satuan pendidikan melaksanakan kebijakan pendidikan yang ramah anak.

"Semua pihak harus bertanggung jawab untuk pengelolaan pendidikan yang nyaman, aman, dan bisa mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa terjadi pada 23 Februari 2024 lalu. Saat membakar sampah, salah satu temannya yang bandel menyiramkan pertalite ke tubuh Aldelia siswi kelas 4 SDN 10 Durian Jantung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Api pun langsung berkobar membakar tubuhnya.

Dalam kondisi terbakar, Aldelia langsung menuju ke toilet untuk mencari air. Namun toilet dalam keadaan terkunci.

Lalu Aldelia lari ke depan kelas. Kemudian diminta oleh guru untuk berguling di tanah agar api padam. Setelah padam, Aldelia dibawa ke puskesmas terdekat. Lalu kemudian dirujuk ke RS untuk mendapatkan perawatan intensif.

Korban mengalami luka bakar 80%. Setelah sempat dirawat sejak 23 Februari 2024, Aldelia yang juga mengalami gizi buruk setelah kejadian itu Aldelia meninggal dunia pada Selasa (21/5/2024) di RSUP M Djamil Padang. (eko a)

Berita Terkait