Kasus DD Tanah Merah Kecamatan Torjun Naik Ke Tahap Penyidikan

SAMPANG - Patut kita memberikan apresiasi dan memberikan semangat dengan tetap mengedepankan Independensi dan profesionalisme terhadap kinerja Jajaran Team Penyidik Tipikor Kejaksaan Negeri Sampang Rabu (19/5/2021).

Hal tersebut dibuktikan dengan kerja Senyap bahkan sepi publikasi namun berprogress terhadap penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tanah Merah Kecamatan Torjun Tahun Anggaran 2020.

Diawali dengan tahapan Penyelidikan untuk menemukan peristiwa pidananya (predikat crime) dengan melakukan pemanggilan beberapa pihak yang terkait terhadap dugaan unsur merugikan keuangan negara maka setelah melalui proses ekspose di internal disimpulkan dan ditemukan predikat crimenya maka layak dugaan kasus ini untuk dinaikkan ke tahap Penyidikan dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (SPRINDIK).

Dengan diterbitkannya Sprindik dan SPDP oleh Kejaksaan Negeri Sampang belum tentu memuat dan penetapan tersangka atas seseorang karena esensi dari Penyidikan adalah upaya penyidik untuk mencari serta mengumpulkan alat bukti guna menemukan tersangkanya sebagaimana ketentuan pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sampang, Ahmadi menyatakan bahwa kasus Dugaan Penyalagunaan Dana Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun memang betul sudah naik ke tahap penyidikan setelah melalui ekspose dan hari ini  diagendakan pemeriksaan saksi," katanya, Rabu (19/5/2021).

Kasi intel yang irit bicara dan baru bertugas di Jajaran Kejaksaan Negeri Sampang namun tetap welcome terhadap kehadiran pegiat pers ini memohon kepada rekan pers belum bersedia untuk membuka identitas saksi yang dipanggil hari ini walau sebenarnya tanpa sengaja kru media advokasi.co bersamaan masuknya ke area Kejaksaan Negeri Sampang dengan pihak yang dipanggil untuk sementara kapasitasnya sebagai saksi yang dimaksud," tuturnya

Lanjut Ahmadi, "pada saatnya nanti di akhir tahap penyidikan setelah melalui ekspose perkara dan sudah ditemukan alat bukti dan tersangkanya akan dipublikasikan ke rekan-rekan pegiat berita," jelasnya. (hari/rido'i)