Kades Gelam Jaya Klarifikasi Dugaan Tabrak Perbup No 45 Tahun 2014

Kepala desa dan sekdes Gelam Jaya. (foto : surya/advokasi.co)

TANGERANG - Menindak lanjuti isu yang beredar dikalangan media yang membuat suasana Kantor Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang gaduh terkait adanya dugaan Kepala Desa (Kades) Gelam Jaya menabrak Peraturan Bupati (Perbup) No 45 Tahun 2014 dibantah langsung oleh Sekretaris Desa Gelam Jaya, Ahmad Beben Bahroi.

Media saat konfirmasi dengan kepala desa dan sekdes. (foto : surya/advokasi.co)Media saat konfirmasi dengan kepala desa dan sekdes. (foto : surya/advokasi.co)

Menurut Sekretaris Desa Gelam Jaya, Ahmad Beben Bahroi, adanya menabrak Peraturan Bupati (Perbup) No 45 Tahun 2014 itu salah besar, karena disini Kepala Desa sudah melakukan mediasi kepada ketua terpilih.

"Ketua itu tidak boleh merangkap jabatan, secara umum beliau sudah menjadi Ketua RW diwilayahnya dan tidak boleh merangkap menjadi Ketua Bumdes," kata Beben, Senin (29/11/2021).

Sementara itu, Ketua LPM Desa Gelam Jaya, Agus menegaskan bahwa Ketua itu tidak bisa merangkap jabatan, dan ini ada miskomunikasi.

"Ketua itu tidak bisa merangkap jabatan, karena ini ada sebuah miskomunikasi," katanya, Senin (29/11/2021) sekitar pukul 10:30 WIB.

Agus mengatakan, kedua belah pihak sudah melakukan mediasi dan sudah ada win-win solutionnya.

"H. Muhlisin yang tadinya ditunjuk Ketua sudah legowo jabatannya diganti dengan A. Dedi Mukdi, dan H. Muhlisin dijadikan Sekretaris" ujarnya.

Agus berharap kedepannya jangan sampai adanya miskomunikasi antara kedua belah pihak.

"untuk kedepannya jangan sampai ada miskomunikasi lagi, selanjutnya kita bisa bekerja sama saling goyong-royong demi masyarakat Gelam Jaya yang saya cintai." harapnya. (surya)

Berita Terkait