Jelang Persiapan Pilkada, Ini Yang Dilakukan Muspida Bangkalan

ADVOKASI.CO, BANGKALAN - Menciptakan pilkada damai dan memberantas pemberitaan hoax terus digalakkan oleh Polres Kabupaten Bangkalan. Salah satu cara yang dilakukan Polres Bangkalan yaitu melaksanakan talkshow Polres Bangkalan dengan tema "Pilkada Damai dan Anti Berita Hoax" yang dihadiri langsung Kapolres Bangkalan, PJ Bupati Bangkalan, Ketua KPUD Bangkalan, Ketua Panwaslu, Kodim 0829, Pimpinan Ormas, dan Timses Masing-masing calon pada, Selasa (13/3/2018) sore. Kapolres Bangkalan, AKBP. Anisullah M. Ridho mengatakan, digelarnya kegiatan tersebut sebagai edukasi kepada masyarakat Bangkalan untuk bisa menciptakan proses pilkada secara damai dan terhindar dari pemberitaan hoax. "Saya berharap ini menjadi bagian dari pola pendidikan demokrasi terutama di Pilkada di Bangkalan," ucapnya. Selain itu, Anis mengatakan edukasi tersebut bertujuan untuk menciptakan kebiasaan saling mengingatkan kepada masyarakat dalam pelaksanaan pilkada. "Sekarang sedang digalakkan anti hoax. Maka segala lini harus terlibat, termasuk semua lini dalam pilkada. Karena pilkada ini ladang subur tumbuhnya hoax," ujarnya. Sementara, Pj. Bupati Bangkalan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh menegaskan, hal itu merupakan tugas dirinya dari Gubernur yang diamanahkan menjadi Pj. Bupati Bangkalan. "Iya Tugas saya di Bangkalan ini untuk mewujudkan terselenggaranya Pilkada yang damai dan lancar," katanya. Disamping itu, Indra sapaan akrabnya  berkomitmen untuk menjaga ASN (Aparatur Sipil Negara) agar tidak berpihak terhadap salah pasangan calon (paslon) baik Gubernur-Wakil Gubernur serta Bupati dan wakil Bupati di Bangkalan. "Jangan sampai ASN terseret-seret terhadap salah satu Paslon dan ASN menjadi terjebak dalam ranah politik, sehingga melanggar peraturan," ungkapnya. Untuk menciptakan sikap netralitas ASN, Indra meminta semua pihak baik dari Polres, Dandim, Panwaslu Bangkalan sama sama mengawasi dan melaporkan apabila terdapat ASN yang melanggar. Ia juga meminta masing- masing timses paslon untuk tidak menarik ASN sebagai tim pemenangan salah satu pasangan calon. "Saya perintahkan kepada semua perangkat daerah atau ASN untuk netral. Kalau ada ASN yg tidak netral tolong laporkan ke saya," tegasnya. (Syah)