Insiden TBR, Tokoh Masyarakat Batubara Keyjhon Angkat Bicara

Tokoh Masyarakat Batubara, Keyjhon.

MUARA ENIM -  Peristiwa Tambang Batubara Rakyat (TBR) yang menelan korban jiwa membuat Gubernur Sumatera Selatan dan Kapolda Sumatera Selatan meninjau langsung Tambang Batubara Rakyat (TBR) yang berlokasi di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) meminta untuk menghentikan terlebih dahulu tambang rakyat, karena telah memakan korban jiwa. Adapun solusi dari kejadian ini ambil hikmahnya, bagaimana nanti para pekerja tambang rakyat ini dibina sebaik mungkin, diberikan septi untuk bekerja dan hasilnya dijual kepada pihak BUMN  yang ada di wilayah tersebut.

“Stop dahulu aktifitas tambang rakyat dan ada solusinya diberikan pembinaan yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undang,” kata Herman Deru.

Hal itu membuat Tokoh Masyarakat Batubara Juniardi atau panggilan publiknya Keyjhon mengatakan, dirinya secara pribadi berterima kasih kepada Gubernur, Kapolda, Plt Bupati, Kapolres, Danrem dan lainnya yang telah mengunjungi dan memberikan santunan kepada keluarga korban Tambang Batubara Rakyat (TBR ) serta turut bela sungkawa dan memberikan doa kepada almarhum.

"Terima kasih kepala pihak Sumsel dan Kabupaten, dan terima kasih buat Pak Gubernur karena telah memberikan solusi untuk Tambang Rakyat ini," ucap Keyjhon, Jumat (23/10/2020).

Lanjutnya, dirinya berharap kedepan, agar Pemerintah Kabupaten Muara Enim dapat membuatkan Perda pada TBR ini supaya masyarakat yang bernaung pada TBR dapat lebih terjamin kehidupannya. Serta dapat diberikan pembinaan bagaimana cara menambang yang baik dan aman. 

"Kalau bisa kami mengharapkan pemerintah cepat mengambil langkah agar TBR ini berjalan dengan aman, dan nasib masyarakat tidak terkatung - katung dalam penantian," ujarnya. (Danu)