Ghufron Memilih Laporkan Anggota Dewas KPK ke Bareskrim Polri

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan telah melaporkan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pelanggaran Pasal 421 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penyelenggara negara yang memaksa berbuat atau tidak berbuat dan Pasal 310 KUHP terkait pencemaran nama baik atau kehormatan.

Ghufron merasa Dewan Pengawas KPK menghancurkan nama baiknya dan keluarga. Karenanya  Ghufron memilih membuat laporan ke Bareskrim Polri terkait proses pengusutan dugaan pelanggaran etik yang dilakukannya.

“Saya ini sudah diperiksa (Dewas KPK, red), sebelum diperiksa sudah diberitakan dan itu bukan hanya menyakiti dan menyerang nama baik saya, nama baik keluarga saya, dan orang-orang yang terikat memiliki hubungan dengan saya itu juga sakit,” kata Ghufron kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2024).

Ghufron merasa Dewan Pengawas KPK terkesan memaksakan dugaan pelanggaran etik terkait mutasi pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjeratnya. Sebab, sejak awal proses etik itu tak harus naik ke persidangan karena sudah kedaluwarsa.

“Jadi sekali lagi secara persuasif tentang penolakan untuk diperiksa sudah saya sampaikan secara lisan kemudian tidak direspons. Saya sampaikan secara tertulis tanggal 29 juga tetap naik kasusnya,” tegasnya. (eko a)

Berita Terkait