Dinkes KB Sampang Menggelar Percepatan Penurunan Stunting

SAMPANG - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang Menggelar penilaian kinerja percepatan penurunan stunting terintegrasi di tahun 2024.

 

 

Kepala Dinkes KB Sampang Abdulloh Najich menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai acuan untuk melakukan evaluasi dalam menurunkan stunting di tahun 2023  serta menjadi salah satu agenda penilaian kinerja tim penurunan stunting dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur," katanya Kamis(31/05/2024)

 

 

Pemerintah provinsi Jawa timur akan melakukan evaluasi serta penilaian tentang penurunan stunting selama setahun sehingga nantinya bisa dijadikan evaluasi untuk progres dalam penanganan kasus stunting,” ujarnya 

 

"Jadi kegiatan ini sebagai pedoman angka stunting yang 2023 yang dirilis pada awal 2024 meningkat dibandingkan 2022,"

 

 

Oleh karena itu menurutnya angka stunting tahun  2022 di Kabupaten Sampang hanya 6,9 persen atau meningkat menjadi 14,1 persen meskipun angka stunting naik di kabupaten Sampang namun jauh lebih sedikit dibandingkan angka stunting provinsi,” ungkapnya 

 

 

Ia akan terus melakukan langkah dan terobosan serta bersinergi dengan OPD dan lintas sektor untuk menurunkan angka stunting di kabupaten Sampang ini sehingga angka stunting bisa di pulihkan kembali, " terangnya 

 

Semoga nantinya penurunan stunting ini bisa tercapai dan bisa menekan penurunan angka stunting secara maksimal,” pintanya 

 

 

Sementara itu, Kepala bidang Dalduk , Zahruddin, M.kes, menyatakan bahwa penilaian ini merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Jatim untuk menilai keseriusan daerah dalam menangani stunting.

 

 

Semua jadi bahan evaluasi dan perbaikan, sehingga persentase angka stunting bisa menurun sesuai target,” ujarnya.

 

Secara nasional angka stunting adalah 14 persen, sementara Kabupaten Sampang menargetkan prevalensi stunting sebesar 9,9 persen di tahun 2024," pungkasnya (Hari)