Diduga Depresi, Seorang Pria Akhiri Hidup Di Suramadu

SURABAYA - Seorang pria diduga nekat mengakhiri nyawanya sendiri di Suramadu, lantaran depresi terhadap rumah tangganya. Di lokasi kejadian hanya ada motor matic L 5265 FE dan sepatu, Senin (6/9/2021).

Peristiwa nahas itu pun menggegerkan pengguna jalan di Suramadu. Mereka berhenti untuk menyaksikan informasi yang beredar di aplikasi pesan whatsapp.

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat menuliskan surat wasiat yang ia tulis dalam secarik kertas.

Isi surat wasiat itu menjelaskan permintaan maafnya karena selalu salah dimata istrinya. Ia meminta maaf kepada istri dan keempat anaknya dan menyebutkan dirinya gagal menjadi suami baik. Berikut isi surat yang beredar tersebut.

BUAT MAMA DAN ANAK ANAKKU

Maafkan Papa, selama mendampingimu, belum bisa buat Mama bahagia.

Terimakasih sudah memberikan anak! yang hebat (Pandu, Nasywa, Wiro dan Naren).

Jadilah ibu yang baik bagi anak anak kita. Maaf, Papa tidak mengatakan Mama istri yang baik, Papa juga bukan suami baik.

Papa telah gagal jadi imam-mu. Papa bukan imam yang baik. Jangan sesali semuanya. Aku titip ke 4 anak anakku, anak anakku kita.

Semua ini Papa putuskan karena Papa tak pantas mendampingimu dan membesarkan anak anak kita (rumah kita tak pantas untuk ku).

Papa juga merasakan, sebagai seorang istri, Mama tak total dalam melayaniku, sebagaimana kewajiban seorang istri. Apapun salah menurut Mama .....!

Papa tidak tahu, mungkin selama berpuluh puluh tahun kita hanya bersandiwara, untuk anak anakku, maafkan Papa (Ayah) ya sayang, kalian harus jadi orang orang hebat, meski tanpa Papa (Ayah) di tengah tengah kalian.

Selamat tinggal semuanya. Maafkan Papa (Ayah).

Mari cegah perilaku bunuh diri 

Bunuh diri merupakan bukan jalan terbaik menyelesaikan masalah. Mari kita dekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. (eko a)

Berita Terkait